Minggu, 11 Juni 2017

Tanggung Jawab adalah....

Judul buku yang sedang dibaca mas D adalah Tiko dan Tidut. Boardbook keluaran pelangi Mizan yang gemar digigit mas D. Setelah membolak- balik halaman mas D merasa bosan, dibacakan pun enggan. Akhirnya mas D berjalan kembali ke pojok buku, mengambil satu buku dan membawanya ke Maman. " Aca ni.." ucap mas D. Maman tersenyum, kemudian melirik judul buku yang dibawa mas D " Balita bertanya, Anda menjawab" hoho...lumayan ga ringan juga nich buku, pikir maman. Maman aja belum lulus- lulus baca bukunya.
Maman melirik DEra yang tengah asyik dengan Tipping Point, kemudian tersenyum yang dibalas senyum DEra.

Akhirnya setelah agak lama, maman memutuskan untuk tetap membacakan buku itu. Mas D mendengarkan dengan penuh perhatian, kadang mengangguk kadang pula geleng- geleng. Maman menduga mas D menggeleng tanda belum mengerti dan jika itu terjadi maman kemudian mengulangi kalimat yang dibacanya dengan bahasa yang dipahami mas D. Hampir dua Bab mas D bosan, berjalan ke arah kamar dan menarik boardbook lainnya dari Jendela.

Menurut DEra tanpa direncanakan ternyata maman sedang menjelaskan arti tanggung Jawab pada mas D hanya dengan membacakan buku. DEra dan Maman percaya bahwa pagi itu mas D dan maman sama- sama belajar hal baru tentang makna Tanggung Jawab.

Membaca apa saja dimana saja

Hari Minggu, hari yang luar biasa padat untuk keluarga Diamond Heart. Acara baca buku bersama tidak dilakukan dirumah namun dilakukan di rumah budaya Siliran sambil menunggu waktu berbuka.

Pas Sekali saat itu ada pertemuan komunitas Buku Bagi NTT (BBNTT), sebuah komunitas yang bertujuan memgumpulkan buku dan membaginya untuk saudara- saudara kita di NTT. Melihat tumpukan buku di tengah ruangan, mas D serta merta berjalan fokus menuju tumpukan buku. Tanpa meminta ijin empunya, mas D mengambil komik dan langsung duduk di lantai untuk membolak balik komik tersebut. Tiba- tiba mas D teriak dan tertawa ketika melihat gambar salah satu tokoh terjengkang. Sontak saja hal itu langsung membuat mas D menjadi pusat perhatian seluruh anggota komunitas. " waa adek sedang baca buku ya, Buku apa yang di baca?" tanya salah satu pengurus mas D menjawab dengan singkat tanpa melihat pemilik suara " ni.." sambil menunjuk ke komik di tangannya. Seorang laki- laki datang mendekat, niatnya mau ambil gambar mas D, namun tetiba mas D menyerahkan buku komik yang dibawa sambil berkata " aca...". Hoho...ternyata bukan mengembalikan komiknya tetapi meminta si Mas untuk membacakan bukunya.

Dengan senang hati si Mas yang akhirnya diketahui bernama Andre, membacakan komik untuk mas D. Mas D memperhatikan dengan seksama saat mas Andre mempraktekkan gambar halaman demi Halaman.

DEra dan Maman memperhatikan dari kejauhan sambil mencuri kesempatan untuk membaca bukunya masing- masing. Mumpung ada yang Momong mas D.

Toto Chan, boleh juga Man

Selesai mencuci piring untuk sahur maman menyusul DEra dan mas D diruang tamu yang tengah menunggu untuk memulai Family Reading Time. Maman datang kesana membawa buku Toto Chan yang sudah dibeli beberapa bulan silam namun belum selesai dibaca karena teralihkan buku lain yang dianggap prioritas.

DEra masih setia dengan buka Outliernya Malcolm Gadwell. Sementara mas D kali ini tertarik buku 99 Asmaul Husna yang penuh gambar berwarna.

Sesuai kesepakatan, waktu yang akan dihabiskan untuk Family Reading Time adalah 30 menit setiap harinya. Seperti hari sebelumnya, 10 menit pertama masih membaca bukunya masing- masing. Namun beberapa menit kemudian mas D minta DEra untuk dibacakan. DEra membaca buku Asmaul Husna dengan penuh semangat dan imajinatif sehingga mas D bersemangat mendengarkan dan sesekali tertawa jika DEra memceritakan kisah berkaitan dengan Asmaul Husna.

Adzan berkumandang, DEra segera bersiap- siap berjamaah ke Masjid, sehingga baca bukupun harus berhenti. Biasanya mas D akan meminta maman untuk melanjutkan namun karena melihat maman Asyik dan sesekali tertawa, mas D tertarik bergabung dengan buku maman. Alhasil maman membaca buku Toto Chan dengan suara sedikit lebih Keras. Eyank yang ternyata menyimak dari Kamar keluar dan bertanya " buku apa? Kok bagus?"
Maman pun memberi tahu Eyang bahwa buku yang dibacanya adalah Toto Chan, kisah tentang seorang anak yang bersekolah ditempat yang tidak Biasa.

Kuatkanlah Akarnya, agar batang yang tumbuh itu gemuk dan sehat

Pagi ini hari pertama Reading Family time. Selepas Sahur sambil menunggu adzan Subuh itulah waktu yang telah disepakati Diamond Heart Family (DHF) untuk melaksanakan Reading Family Time.

Mas D memilih buku ensiklopedi mengenal organ tubuh. DEra memilih buku Outlier dan maman memilih buku Bunda Sayangnya IIP. 10 menit pertama mas D asyik membaca bukunya sambil bersenandung. Namun, menit berikutnya mas D meminta maman untuk membaca eh menceritakan lebih tepatnya buku organ tubuh.

Halaman yang dipilih mas D juga sesuka hatinya,, lompat sana lompat sini.

Jika biasanya DHF memiliki kebiasaan membaca buku hanya 15 menit, hari kedua tantangan, waktu bertambah kurang lebih menjadi 25 menit plus interupsi interupsinya. Jika ingin pohon itu tumbuh subur tentunya setiap hari harus menghabiskan satu buku, padahal bukan itu tujuan DHF, menghabiskan buku sebanyak- banyaknya melainkan melatih para anggotanya untuk mau membaca. Menurut DEra pohon Literasi itu harus kuat dulu diakarnya, bukan tumbuh banyak cabang namun kurus kurus.

Hmm....jadi mikir deh Maman. Visinya DEra sama ga ya dengan Visi dari IIP?

Kamis, 08 Juni 2017

Hari pertama Game Level Lima

Hari pertama game level 5 rencananya adalah menyiapkan pohon literasi masing- masing. Namun apa mau dikata, semua sudah kecapean. Tahapannya baru sampai pada memilih warna calon pohon. DEra memilih Hijau, mas D Orange dan Maman memilih warna Merah.

Sebenarnya membaca buku dalam Diamond Heart Family (DHF) bukan suatu hal yang baru, mengingat DHF punya nilai membaca buku 15" setiap hari. Namun, karena adanya tantangan dari kuliah Bunda Sayang Maman maka acara membaca lebih terkondisi. Terutama soal Family Reading Time (FRT). Besok pagi baru akan dimulai Family Reading Timenya. Sementara hari ini masih membaca seluang waktu masing- masing.

Dalam DHF mas D adalah yang paling banyak dibacakan buku atau membacakan buku. Karena bisa dikatakan per 1 jam mas D akan berjalan mengambil dan membawa buku aneka judul. Hari ini saja mas D sudah dibacakan 3 judul buku dan satu judul buku yang dibacanya sendiri ( bayangkan saja usia 13 Mo membaca, hebooooh suaranya).

Hmm...jadi ga sabar melihat Family Reading Time besok pagi dan seterusnya (jika memungkinkan).